Select Page

Petak Umpet Minako

Penulis: manhalfgod
Penerbit: Rakbuku
Halaman: 399 hlm
ISBN: 978-602-711-405-0


Sinopsis


Serombongan muda-mudi mengunjungi gedung sekolah lama mereka untuk bernostalgia. Ketika seseorang di antara mereka mengusulkan sebuah permainan pemanggilan arwah, firasat Gaby mengatakan sesuatu yang buruk akan terjadi, sehingga dia menelepon kekasihnya – Baron – agar datang menjemput. Dua jam berikutnya, Baron datang sendirian. Panggilan teleponnya tidak pernah terhubung, dan pesan Gaby terputus semenjak gadis itu mengatakan bahwa upacara telah dimulai. Sama sekali tidak tahu apa yang terjadi. Baron masuk ke dalam sekolah, hanya membawa senter dan jas hujan.


Halo lagii. Kali ini gue balik lagi ngebaca buku horor nih. Dan kali ini adalah buku yang diambil dari cerita di Internet, bisa di cek di wattpad penulisnya atau cek di kaskus kok. Yakni Petak Umpet Minako dari manhalfgod. Novel ini gue beli waktu gue ke Banten, yaa, karena bosen ga ada yang mau dikerjain, akhirnya gue ke gramedia dan memutuskan buat beli ini. Kenapa? gue liat di Dunia Maya novel ini udah cukup dikenal dan gue juga udah sempet liat beberapa review tentang buku ini. Gue pribadi juga tertarik dengan tema buku ini sendiri.

Buku ini mengangkat tema Hitori Kakurenbo. Hitori Kakurenbo buat yang belum tau adalah permainan petak umpet dari Jepang seperti permainan petak umpet pada umumnya, namun disini para pemain akan mengajak ‘makhluk’ lain untuk ikut bermain. Yakni dengan memanggil roh melalui medium boneka setelah melalui beberapa ritual.

Di awal buku ada dijelaskan kok sekilas mengenai permainan ini, yakni peraturan peraturan permainan. Nah, main idea mengenai Hitori Kakurenbo inilah yang membuat gue memutuskan membeli buku ini. Cover buku ini menggambarkan boneka dengan tatapan yang seolah polos namun mengandung hawa mengerikan dengan mengenakan pakaian tradisional Jepang atau Kimono. Jujur, desain ini sendiri juga membuat gue ngasih nilai lebih ke buku ini, karena ga rame dan hawa horornya dapet banget. Coba deh kalian letak ni buku di sudut sudut yang agak gelap dan biarin. Ntar kalo ga sengaja ngelewatin ini dan ngeliat covernya, bawaannya pasti langsung ngerasain ada yang lagi ngawasin kalian. Atau ini cuma gue aja?

Cerita diawali dengan perkenalan tokoh utama, yakni Baron yang merupakan karyawan kantoran yang sedang lembur menyelesaikan pekerjaan, namun disaat yang sama ada acara reuni SMA nya yang harusnya dihadiri oleh Baron. Namun Baron masih berkutat hingga hampir tengah malam, ia mendapat panggilan dari Pacarnya, Gaby yang ikut reuni tersebut. Gaby mengatakan bahwa reuni telah selesai, namun, beberapa dari mereka akan melanjutkan reuni dengan melakukan sesuatu yang berbeda di Bangunan Sekolah lama mereka, namun Baron tidak tau persis apa sesuatu tersebut.

Baron akhirnya memutuskan untuk menyudahi tugasnya dan sesaat sebelum ia menuju ke sekolah untuk bergabung, ia mendapat pesan singkat dari Pacarnya yang meminta Baron untuk bergegas. Baron yang khawatir pun bergegas berangkat hingga ia tiba sendirian di Sekolah. Telepon dan Pesan ke Gaby pun tidak bisa, hingga ia memberanikan masuk ke Bekas Sekolahnya tersebut sendirian. Tanpa tahu apa-apa, Baron pun masuk ke sebuah ‘permainan’ yang tidak akan ia duga sebelumnya.

Selanjutnya, petualangan Baron pun dimulai hingga ia ‘dipaksa’ untuk ikut permainan Hitori Kakurenbo tersebut. Ide tentang pemilihan tempat yang dipilih pun cukup brilian, bagaimana penulis memilih sebuah komplek sekolahan yang lengkap itu untuk lokasi permainan benar-benar sesuatu yang menentukan kedepannya. Selain itu pengenalan tokoh yang rapi hingga kita mengenal setiap tokoh dengan baik. Namun ada pula beberapa tokoh yang gue ga terlalu ngerti kenapa dia bisa muncul.

Pembangunan suasana disini benar-benar apik. Saat lu baca buku ini, hampir setiap pergerakan tokoh atau pembicaraannya bisa menjadi sesuatu yang mengejutkan dan tidak diduga. Gue juga suka dengan bagaimana penulis kembali membuat pembaca penasaran saat ternyata cerita tidak selesai begitu saja setelah disaat yang gue rasa harunya sudah selesai. Ditambah dengan ending yang benar-benar keren.

Overall, buku ini dapet rating 4/5 dari gue. Recommended deh buat yang addicted to horror book. Makasih udah berkunjung, don’t foget to Follow me on Twitter, Instagram, and Ask.fm via : hafizrmn 🙂

Free WordPress Themes, Free Android Games