Bye-bye HIMAKOM!

Bye-bye HIMAKOM!

An article to know about Organisasi Mahasiswa better.


Sidang Konferensi HIMAKOM ke XVII baru aja selesai digelar, readers. Huhuh– eh tapi, kalian belum semua yang tau juga ya HIMAKOM itu apaan? Hmm yaudah, cerita dikit soal HIMAKOM deh. Jadi nih, dalam dunia perkuliahan, organisasi merupakan sebuah hal yang lazim adanya. Banyak sekali organisasi yang ada di lingkungan kampus dan hampir semuanya dijadikan wadah pengembangan diri mahasiswa dan juga sebagai poros pergerakan mahasiswa. Aku yakin sih kalian sudah familiar dengan kata BEM, kan? Badan Eksekutif Mahasiswa. Untuk memudahkannya menjadi sangat mudah, BEM itu ibarat OSIS di sekolahan. Namun, pada praktiknya menganut sistem yang lebih rumit yakni seperti menjalankan fungsi eksekutif pada pemerintahan pada sebuah fakultas atau perguruan tinggi.

Nah, kalau BEM bergerak di bidang fakultas atau universitas, tentu ada pula yang menjalankannya di tingkat jurusan bukan? Itulah yang disebut Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ/Hima). Sebagai mahasiswa ilmu komunikasi, HMJ yang ada di jurusan kami disebut dengan HIMAKOM atau Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Riau. Dalam HIMAKOM, pimpinan tertinggi disebut dengan Bupati dan didampingi seorang Wakil Bupati. Kemudian membawahinya ada Sekretaris Umum, Bendahara Umum, dan Biro Kesekretariatan. Dilanjutkan dengan dinas-dinas atau departemen dengan dipimpin oleh seorang Kepada Dinas.

Udah dapat kan gambarannya seperti apa dari sebuah organisasi mahasiswa itu seperti apa? Kalau sudah, kita lanjutkan lagi nih. Jadi aku di HIMAKOM itu menjabat sebagai seorang Kepala Dinas Pengabdian Masyarakat. Yap, benar. Pengabdian Masyarakat itu adalah nama dinasnya ya. Bukan pengabdi setan, bukan pula pengabdi cinta alias bucin. Ya.. walaupun harus diakui dinas ini diisi oleh bucin-bucin kelas akut, terutama kepala dinasnya hehe. Nanti aku akan cerita di post yang lain deh soal dinas pengabdian masyarakat.. kalo lagi rajin.

Setiap organisasi tentunya memiliki kepengurusan dan akan tiba suatu masa saat kepengurusan akan berganti. Dalam HIMAKOM dan kebanyakan organisasi mahasiswa, lama satu periode kepengurusan biasanya hanya 2 semester. Pada akhir kepengurusan, akan ada sebuah bentuk laporan pertanggungjawaban atas apa yang dilakukan selama menjadi pengurus organisasi. Dalam HIMAKOM, hal ini disebut dengan Sidang Konferensi. Ada pula yang menyebutkan Musyawarah Besar.

Sidang Konferensi ini dilaksanakan pada masa-masa akhir kepengurusan dalam rangka evaluasi kinerja, bentuk pertanggungjawaban, dan legalisasi pergantian kepengurusan. Yang berarti dengan digelarnya sidang konferensi ke XVII ini, maka usai sudahlah masa kepengurusan aku di HIMAKOM huhuhu. Ada banyak kisah menarik selama satu periode kepengurusan ini tentunya. Lagi-lagi, akan aku ceritakan dalam post yang lain jika aku sedang rajin-rajinnya ya. Terima kasih sudah membaca ya, readers!

This entry was posted in Daily.

Leave a Reply